Program Utilitas Antivirus
1. Program Utilitas Anti Virus
Perangkat lunak utilitas merupakan perangkat lunak komputer yang didisain untuk membantu proses analisis, konfigurasi, optimasi, dan membantu pengelolaan sebuah komputer ataupun sistem. Perangkat lunak utilitas harus dibedakan dengan perangkat lunak aplikasi yang memungkinkan pengguna melakukan berbagai hal dengan komputer seperti mengetik, melakukan permainan, merancang gambar, dan lain-lain. Perangkat lunak utilitas lebih memfokuskan penggunaannya pada pengoptimasian fungsi dari infrastruktur yang terdapat dalam sebuah komputer. Karena fungsinya, perangkat lunak utilitas umumnya tidak ditujukan untuk pengguna secara umum, melainkan ditujukan untuk pengguna yang memiliki pemahaman atas cara kerja sistem komputer yang cukup baik.
Kebanyakan perangkat keras utilitas ini dibuat secara khsus untuk melakukan fungsi tertentu pada suatu area komputasi secara spesifik, seperti memformat harddisk, atau melakukan pengecekan konektifitas jaringan. Namun dalam perkembangannya sejumlah perangkat lunak utilitas terkadang pula dipaketkan dalam satu paket utilitas yang ditujukan untuk beragam kebutuhan.
Antivirus adalah salah satu contoh program utilitas yang berfungsi untuk mendeteksi, menghapus, dan mencegah virus yang terdapat pada PC anda. Virus adalah suatu program atau software yang dapat mereplikasi diri dalam sebuah kode program dengan maksud melakukan sesuatu di dalam sistem komputer tanpa disadari oleh pengguna komputer dan biasanya menyebabkan kerusakan pada komputer yang terinfeksi.
Jenis-jenis virus adalah virus file, virus sistem, virus dropper, virus companion, virus multi partition, virus macro, worm, trojan horse, virus polymorphic, virus Stealt, virus Music Bug, dll. Efek yang ditimbulkan oleh virus yaitu merusak data, menyapu habis semua isi hard disk, menampilkan pesan aneh pada layar, membuat file-file hilang, dan bahkan membuat dokumen tidak dapat dijalankan lagi. Virus dapat menginfeksi PC anda melalui internet dan flashdisk. Berikut gejala PC yang terkena flash disk.
- Pesan atau gambar tidak lazim ditampilkan pada layar komputer
- Suara atau permainan musik yang secara acak dan tidak lazim
- Memori yang tersisa kurang dari yang seharusnya
- Program atau file tiba-tiba hilang
- Program atau file yang tidak diketahui tiba-tiba muncul
- Sebuah file rusak sebagian
- Progam atau file tidak bekerja dengan baik
- Properti sistem berubah
=> Bitdefender Antivirus Plus.
Antivirus yang satu ini sudah berkali-kali berada di posisi satu. Menurut toptenreviews urusan perlindungan, Bitdefender Plus ini mendapat score mencapai 100%.
b => Kaspersky AntiVirus 2013Antivirus juga dikenal handal dan mudah sekali di jumpai di Indonesia. Saat ini Kaspersky sedang gencar berpromosi dengan berbagai media. Menurut toptenreviews perlindungan Kaspersky antivirus ini mendapatkan score hingga 92%. =>Norton Antivirus Pro 2013Norton antivirus memiliki banyak pengguna dan kinerja yang cukup stabil. Menurut situs toptenreview Dari segi perlindungan antivirus mendapat nilai 92%.=> F-Secure Antivirus 2013Antivirus yang satu ini bisa dikatakan pemain baru. Namun jangan salah segi perlindungan menurut toptenreviews mendapat score mencapai 100%. Namun kurang di faktor penilaian lainya.=>G Data AntiVirus 2013Antivirus yang satu ini mungkin sedikit asing bagi pengguna di Indonesia. Namun antivirus ini mendapat secor perlindungan yang cukup tinggi yaitu 100%. tetapi kurang di penilaian lainya.=>BullGuard Antivirus 12Antivirus ini munking juga masih asing di telinga pengguna tanah air. namun bisa juga dijadikan pertimbangan. Bullguard mendapatkan score perlindungan 83%.=>AVG Antivirus 2013Sebagai pemain lama di dunia perlindungan keamanan komputer, antivirus AVG sangat populer sampai sekarang. Akan tetapi penilaian perlindungan AVG hanya mengantongi score sebesar 83%.=>Avast Pro 2013Avas memiliki pengguna yang tidak sedikit. Namun dari segi perlindungan avast mendapat secore yang imbang dengan avg yaitu 83%.=>Avira Antivirus Premium 2012Avira sama halnya dengan AVG yang merupakan pemain lama dan sudah sangat populer di kalangan pengguna komputer. namun sayangnya Avira hanya mendapat secore perlindungan sebesar 67%.=>ESET NOD32 2013Eset Node32 memiliki cukup banyak pengguna, Antivirus ini juga dikenal cukup ringan tidak memberatkan sistem. Namun secore perlindunganya sekitar 58%.
3. Cara kerja anti virus
Pada umumnya, cara kerja antivirus adalah :
· Pendeteksian dengan menggunakan basic data virus signature (virus signature database): Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download atau melalui berlangganan (subscription), dan/atau. Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e-mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basic data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau "False Alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning. Teknologi Heuristic Scanning ini telah berkembang begitu jauh hingga sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah file dengan definisi biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka file tersebut dijalankan di sebuah lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan file bersifat seperti virus, maka pengguna akan diperingatkan.
4. Manfaat Antivirus Bagi Komputer:
* Mencegah serangan virus dan spyware, baik serangannya melalui internet maupun melalui removable media seperti
flashdisk atau memory card.
* Memantau aktifitas pemakaian internet anda, dan beberapa antivirus berkualitas akan memberi warning kalau situs
yang anda masuki memiliki virus, atau salah satu situs phishing.
* Proteksi atas perusakan file yang diakibatkan serangan virus.
* Mencegah crash atau istilah yang umum hang pada komputer anda, karena beberapa virus akan membebani
* Proteksi atas perusakan file yang diakibatkan serangan virus.
* Mencegah crash atau istilah yang umum hang pada komputer anda, karena beberapa virus akan membebani
resourcekomputer anda sampai komputer anda tidak sanggup melakukan apa-apa.
5. Cara Instal Anti Virus Avira
1. Klik 2x pada file applikasi yang telah anda download untuk mengexecution/memulai instalasi.
2. Click “Continue” pada button untuk proses selanjutnya.
4. Berikutnya adalah proses setting/konfigurasi dari antivirus anda. Click netx untuk melangkah ke step selanjutnya.
5. Configuration setting untuk menentukan apakah antivirus anda akan disetting pada mode mode default atau costumize.
6. Anda akan ditawarkan Licence Agreement untuk melanjutkan prosess instalasi atau membatalkannya. Centang I agree
dan klick next untuk melanjutkan prosess instalasi.
7. Instalasi akan memberitahukan bahwa antivirus yang anda install adalah versi gratis pribadi dan tidak dapat digunakan
untuk kepentingan publik? Untuk melanjutkan klick next.
8. Pilih salah satu mode instalasi complete (keseluruhan) atau custom (sebagian/sesuai keinginan anda). Saya sarankan
untuk memilih complete mode untuk lebih amannya. Dan agar semua sistem protek tertanam pada antivirus anda. Dan
tekan next untuk melanjutkan instalasi.
9. Dalam step ini anda akan di suguhkan pilihan apakah anda akan memakai antivirus ini dengan Registrasi Valid Lisence
ataukah menggunaka Free Lisence dengan setting dan configurasi standart Avira. Untuk Free Mode uncheck check
box bawah sehingga Registration Window non aktif. Kemudia click next.
10. Selanjutnya system akan melakukan instalasi program tersebut, tunggu sampoai proses instalasi complete. Selama
11. Setelah instalasi selesai anda bisa langsung menggunakan antivirus tersebut, atau berlanjut ke advance setting untuk
melakukan secure scanning. Klik OK untuk melanjutkan proses scanning.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar